Kini anak-anak seumuranku sudah menyandang sebutan baru; kaum muda. Begitu orang-orang menyebutnya. Rasanya ajaib menyandang label itu. 5 tahun lalu, labelku dan kawan-kawan seumuranku di masyarakat masihlah sebagai; anak-anak. Saat anak-anak, tentu tidak terpikirkan olehku bahwa nantinya aku dan kawan-kawanku akan tumbuh besar dan akan menjadi apa yang disebut orang-orang sebagai muda-mudi. Saat masih duduk di sekolah dasar, ketika guruku berbicara bahwasanya para pemudalah yang ' ngotot ' untuk merdeka tanggal 17 Agustus 1945 atau ketika menceritakan bahwasanya pemuda adalah tonggak berdirinya suatu bangsa atau berkisah tentang berbagai kebangkitan nasional yang ditandai dengan didirikannya perkumpulan seperti Jong Java, Jong Sumatranenbond, dan lain-lain adalah dipelopori oleh pemuda, dan cerita-cerita heroik mengenai pemuda-pemuda lainnya, bagiku, itu semua hanyalah sebuah cerita atau bahkan hanyalah dongeng sebagaimana aku mendengarkan dongen kancil mencuri ket...